SKRIPSI Jaringan Komputer Metodologi Penelitian BAB 3


3.1 Metode Penelitian
Metode PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate dan Optimize) merupakan sebuah metode penelitian yang dikembangkan oleh Cisco Systems untuk mendefinisikan sebuah siklus diperlukan dalam implementasi sebuah jaringan (Cisco Systems, 2011)




3.1.1 Prepare (Persiapan)
Pada tahapan ini melakukan proses perumusan masalah yaitu bagaimana menganalisis kinerja jaringan wireless LAN menggunakan metode QoS pada perpustakaan SMKN 5, mempersiapkan sekenario pengujian, komponen yang dibutuhkan untuk menganalisis suatu jaringan terdiri dari perangkat lunak dan keras  yaitu 6 laptop, 1 access point, software wireshark, axcence netTools 5 dan google crome.

3.1.2 Plan (Perencanaan)
Melakukan rencana skenario pengujian dengan cara :

  1. Melakukan tanpa beban yaitu pengujian dilakukan langsung ke jaringan wireless LAN perpustakaan SMKN 5, dengan sistem penerapan end to end melakukan analisis selama 3 jam untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput.
  2. Melakukan dengan pembebanan yaitu pengujian dilakukan dengan cara 6 laptop terkoneksi ke jaringan wireless LAN perpustakaan dengan jumlah besar bandwidth tidak diatur (shared unlimited), kemudian 5 laptop mengirim data melalui website wetransfer.com dengan cara bergantian ke 1 laptop yang telah ditentukan yaitu berupa gambar, audio, dan video untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput berikut rincian data nya :
  3. Melakukan pengaturan jumlah besar bandwidth yaitu 6Mbps untuk jaringan wireless LAN perpustakaan, kemudian melakukan pengujian dengan cara 6 laptop terkoneksi kejaringan wireless LAN perpustakaan, 5 laptop mengirim data melalui website wetransfer.com dengan cara bergantian ke 1 laptop yang telah ditentukan yaitu berupa gambar, audio dan video  kemudian 1 laptop merekam informasi lalu lintas paket data menggunakan software wireshark dan axence netTools 5 untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput.

3.1.3 Design (Desain)

1. Membuat gambar keseluruhan infrastruktur jaringan yang ada di SMK N 5 bandar lampung yang terdiri dari ISP (Internet server provider), mikrotik, switch, personal computer dan accsess point, pihak sekolah menggunakan ISP indihome kecepatan 100Mbps lalu dihubungkan ke 1 mikrotik lalu disebar ke setiap gedung jurusan dan gedung TU. Untuk besar bandwidth setiap gedung tidak diatur (shared unlimated) ada 1 mikrotik,  9 access point, 9 switch, 24 personal computer.



2. Membuat rancangan usulan terdiri dari ISP (Internet server provider), mikrotik, switch, laptop dan accsess point. ini adalah desain topologi pengujian yang akan diterapkan pada jaringan wireless LAN perpustakaan SMKN 5 bandar lampung



3.1.4 Implement (Implementasi)

Melakukan pengujian di jaringan wireless LAN perpustakaan SMKN5 dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Tanpa beban yaitu data awal untuk mengetahui nilai QoS dengan cara menganalisis langsung ke jaringan wireless LAN perpustakaan SMKN 5, dengan sistem penerapan end to end selama 3 jam untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay,jitter, packet loss dan throughput.



2. Dengan beban yaitu pengujian dilakukan dengan cara 6 laptop terkoneksi ke jaringan wireless LAN perpustakaan dengan jumlah besar bandwidth tidak diatur (shared unlimited), kemudian 5 laptop mengirim data secara bergantian ke 1 laptop yang telah ditentukan yaitu berupa gambar, audio dan video, untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput.



3. Pengujian dengan pengaturan jumlah besar bandwidth yaitu 30Mbps untuk jaringan wireless LAN pepustakaan, dimana tujuan dari penerapan jumlah bandwidth ini untuk meningkatkan nilai QoS. kemudian melakukan pengujian dengan cara 6 laptop terkoneksi kejaringan wireless perpustakaan, 5 laptop mengirim data secara bergantian ke 1 laptop yang telah ditentukan yaitu berupa gambar, audio dan video untuk mengetahui nilai parameter QoS yaitu bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput.



3.1.5 Operate (Operasional)
Dalam tahap ini akan menghitung hasil pengukuran yang telah di implementasi pada jaringan wireless LAN  perpustakaan SMKN 5, adapun kegiatan yang dilakakukan sebagai berikut:
1. Melakukan perhitungan nilai bandwidth, delay, jitter, packet loss dan throughput yang didapat dari hasil pengukuran pada jaringan wireless LAN perpustakaan.
2. Mengevaluasi nilai parameter QoS yang telah dihitung dengan standarisasi versi TIPHON.
3. Membuat laporan hasil penelitian agar dapat dibaca, dimengerti dan mudah dipahami oleh pembaca supaya dijadikan acuan kedepannya oleh SMKN 5 untuk meningkatkan kualitas jaringan wireless LAN.

3.1.6 Optimize (Optimalisasi)
Melakukan saran pengembangan ke depannya meningkatkan kinerja jaringan terutama jaringan wireless agar user mendapatkan layanan yang baik saat mengakses. Itulah sebabnya perbaikan berkelanjutan merupakan salah satu andalan dalam siklus hidup jaringan. 

3.2 Alat Pendukung
Analisis kebutuhan merupakan komponen-komponen yang digunakan untuk analisis wireles LAN, dalam hal ini komponen yang dibutuhkan terbagi menjadi 2 macam, yaitu komponen perangkat keras dan perangkat lunak.

3.2.1 Perangkat Keras (Hardware) 
Perangkat keras adalah alat yang digunakan untuk menunjang dalam menganalisis kinerja jaringan wireless LAN berikut spesifikasi minimal yang bisa digunakan :
1. Laptop processor core i3
2. HDD 100 GB
3. RAM 2 GB  

3.2.2 Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak yang digunakan dalam analisis kinerja jaringan wireless LAN ini adalah sebagai berikut :
  1. Software wireshark adalah salah satu dari sekian banyak tool network analyzer yang banyak digunakan oleh network administrator untuk menganalisa kinerja jaringannya. Wireshark banyak disukai karena interfacenya yang menggunakan Graphical User Interface (GUI) atau tampilan grafis.
  2. Axence netTools 5 menurut Axence Software selaku pembuat netTools merupakan sebuah aplikasi yang sangat tepat untuk mengukur peforma jaringan dan dapat juga digunakan untuk mendiagnosa masalah jaringan dengan cepat.
  3. Google Crome, merupakan browser yang gunakan untuk mengirim data melalui website wetransfer.com.


3.3 Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan mendukung penelitian analisis kinerja jaringan wireless LAN pada perpustakaan SMK N 5.

3.3.1 Observasi
Melakukan pengumpulan data dan informasi dengan cara meninjau, mengamati topologi jaringan wireless LAN pada perpustakaan SMKN 5.
3.3.2 Wawancara
Melakukan wawancara langsung dengan pihak yang terkait adalah staff tata usaha, kordinator ICT center, staff perpustakaan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan objek yang akan di teliti yaitu jaringan wireless LAN perpustakaan SMKN 5. (Dokumen wawancara terlampir)
3.3.3 Studi Literatur
Mencari dan mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan objek  diteliti seperti tentang metode QoS dan parameternya, teori metode penelitian PPDIOO, teori jaringan wireless LAN, teori cara penggunaan software wireshark dan axence netTools 5.

3.4 Variabel Penelitian
Dalam pengukuran kinerja jaringan wireless LAN menggunakan metode QoS penelitian ini terdapat variabel utama, yaitu :

3.4.1 Mengamati besar bandwidth
Semakin besar bandwitdh yang disediakan maka semakin besar pula paket data yang diterima dalam setiap detiknya, dengan demikian kecepatan akses internet yang digunakan pengguna akan semakin baik akan tetapi tetap perlu memperhatikan banyaknya pengguna lain yang memakai jaringan yang sama.

3.4.2 Mengamati besar delay
Semakin kecil nilai delay yang didapat dalam sebuah jaringan maka kualitas jaringan tersebut akan semakin baik, begitu juga sebaliknya, apabila nilai yang terekam semakin besar maka kualitas jaringan tersebut akan semakin buruk. Karena semakin besar delay akan menyebabkan semakin lama paket data akan diterima atau dengan kata lain kinerja jaringan tersebut akan menjadi lebih lambat.

3.4.3 Mengamati besar nilai jitter
Semakin kecil nilai jitter yang didapat dalam sebuah jaringan maka kualitas jaringan tersebut akan semakin baik, begitu juga sebaliknya, apabila nilai yang terekam semakin besar maka kualitas jaringan tersebut akan semakin buruk.

3.4.4 Mengamati jumlah packet loss
Semakin kecil nilai packet loss yang didapat dalam sebuah jaringan maka kualitas jaringan tersebut akan semakin baik, begitu juga sebaliknya apabila nilai yang terekam semakin besar maka kualitas jaringan tersebut akan semakin buruk. Karena dengan semakin besar nilai packet loss maka paket data yang  diterima akan semakin berkurang atau hilang.

3.4.5 Mengamati besar nilai throughput
Kemampuan sebenarnya suatu jaringan dalam melakukan pengiriman data. throughput merupakan jumlah total kedatangan paket yang sukses yang diamati pada destination selama interval waktu tertentu dibagi oleh durasi interval waktu tersebut. Biasanya throughput selalu dikaitkan dengan bandwidth.

Semoga bermanfaat
Terimakasih



0 Response to "SKRIPSI Jaringan Komputer Metodologi Penelitian BAB 3"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel